Tentang menulis Uda yang tidak suka menulis. Dikasih angka, untuk empat hari, selesai dalam satu hari. Dikasih huruf, untuk satu hari, selesai dalam dua pekan. Ibu yang galau, Nak. "Kita mulai seperti biasa, jam 8 tepat ya, Uda." Senin sampai Kamis, jam 7.30 suaraku seperti alarm mengingatkan Uda. Jawab doi cepat. "Siap!" Pas mulai, Wallahu Rabb. Pensil sudah dipegang, buku sudah dihadapan, tapi pikirannya ke mana-mana. Hari ini, menyelesaikan khusus tugas menulis yang sudah dari dua pekan yang lalu. "Ayolah, Nak. Dikit lagi ini," Gemes. Terus, aku lupa lagi latihan komunikasi produktif. "Capek, Bu ...." Dia ikutan gemas. Padahal baru nulis dua kata. Astaghfirullah. Aku memberi jeda untuk diri. Mendekatinya, dan bicara lembut. "Sekarang Jumat, lho. Besok Sabtu, Ahad, libur. Kalau tugas Ida gak selesai sekarang, berarti besok Uda tetap harus ngerjain tugas." "Ibu duduk dekat Hasyim." Oke. Jadilah aku duduk di dengan mata terus...