Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label kesehatan

Tugas Workshop Menulis Fiksi

Bertanya tentang motivasi menulis bagiku, awalnya sebagai self healing. Lalu menulis untuk menyalurkan halu agar tidak menjadi pengandaian yang entah-entah. Halah. Kemudian baru kusadari, cintaku bertepuk sebelah tangan #eh. Motivasiku menulis tidak terlalu kuat tapi tetap ingin terus dan selalu menulis. Motivasi internal sepertinya. Sedangkan motivasi eksternal, siapa sih yang tak menginginkan income? Tetapi ini tidak mendesak bagiku. Sama seperti mbak Erna, aku bergabung di beberapa komunitas literasi agar tetap konsisten menulis. Mengikuti event-event menulis yang diadakan oleh penerbit-penerbit indie ataupun penulis-penulis yang jam terbangnya sudah tinggi. Sekalipun give away, jika hadiahnya oke menurutku, ya nulis. Namun yang membuat aku lebih konsisten menulis adalah berada di KLIP, di sana ada keinginan kuat agar tidak keluar dari grup terutama grup WA . Walaupun yang ditulis tidak melulu fiksi. ▲▼▲ Aku tipe pantser. Apa yang terlintas di kepala, tulis. Apa yang terasa di hati,...

Sugesti

Beberapa hari lalu, di WaG Kamp Komunitas IP Padang, terselip percakapan tentang sugesti. Mulanya, ada yang bilang, "suka banget makan timun, sekilo bisa habis sendiri". "Katanya, makan banyak timun bisa keputihan, benar gak, sih?" tanya seseibu beranak tiga. Saya maksudnya, muehehehe. Dari dua orang bunda yang menyukai mentimun, memiliki dua jawaban yang berbeda. "Sepertinya itu sugesti diri aja, ya?" Begitu lanjutan percakapannya. Dalam hati, "masa, sih?" Ternyata ... salah dua-duanya, keputihan bukan karena banyak makan mentimun, juga bukan karena sugesti diri. Jadi, Girls , keputihan itu penyebabnya bukan dari makanan. Saya baca dari hellosehat.com Terus, keputihan itu karena apa? Searching sendiri yak, karena tema kali ini tentang sugesti. Percakapan pun berlanjut, kalau sedang haid, keramas, haid akan berhenti, itu juga sugesti. "Aku, gak." "Aku, iya." "Sugesti diri juga mungkin, ya?" D...

Sakit

Allah ﷻ sedang menunjukkan kasihNya pada saya. Sudah hampir sepekan kulit tiga jari tangan kiri ini infeksi. Terserang bakteri. Tiba-tiba melepuh, bernanah lalu mengelupas. Sakitnya? Subhanallah ... perih. Hasil tanya google, di situs halodoc, penyakit ini bernama  Impetigo bulosa ; timbul bintik-bintik berisi cairan yang terasa nyeri dan membuat area kulit di sekitarnya terasa gatal, yang akan pecah dan meninggalkan kerak berwarna kekuningan dalam waktu beberapa hari. Mirip itu. Udah tanya doktet secara langsung, kok. Tapi, bu dokternya gak bilang nama penyakitnya. Dikasih salaf dan obat minum. Sesekali keluhan itu terlontar juga. Manusiawi. Namun, segera beristighfar. Teringat kesabaran Nabi Ayyub dengan sakit kulitnya yang sangat lama. Sungguh, betapa dahsyatnya kesabaran yang dianugerahkan Allah ﷻ kepada Beliau. Berharap diri ini bisa meniru ketabahan dalam menikmati sakit ini. Jika sakit itu datang, bagi saya, teringat dosa-dosa yang mungkin semakin banya...

Kanan - Kiri, Oke!

Anak 90-an kalau baca judul di atas, auto ingat lawakan empat sekawan di tivi zaman dulu, gak, sih? Tapi, saya gak akan membahas zaman 90-an. Selain memori sudah banyak yang nyangkut di kasur, dapur, sumur ... akun-akun yang isinya mengingatkan kita kembali ke masa-masa bebas, sudah menjamur. Jadi, maksudnya apa? Maksudnya, bergerak, yuk! Olah raga, kuy! Itu ajah, muehehehe .... Kapan terakhir kali dirimu olah raga, meregangkan otot-otot yang kaku karena gaya gerak yang itu-itu saja? Pertanyaan untuk diri saya sendiri, kok. Yang rutin olah raga, saya standing applause , nih. Yang follower saya (halahh), mari kita mulai melemaskan otot dengan santuy. Sebulan ini, saya lagi rajin download gambar-gambar yoga via pinterest.  Yoga senam, ya, bukan lelakik. Unduh aja dulu, nyobanya ntar, hakz. Berat karena belum memulai. Setelah di mulai, Masyaallah ... terasa badan kembali fresh . Otot-otot yang kaku, setelah keliling-keliling di dalam rumah, terasa lentur lagi. S...