Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label songfiction

Biarkan Saja (Tere)

"Kita ... sampai di sini saja, ya?" Kutermenung mendengar penuturannya. Aku tahu, dia memandang lekat wajahku. Seperti menanti, apakah aku akan menangis? Maaf. Air mataku terlalu berharga untuk dibuang hanya karena kau putuskan. "Kenapa?" Suaraku, tercekat. Siapa yang tidak akan sedih diputuskan saat lagi sayang-sayangnya? Begitupun aku, perempuan biasa yang bisa dikatakan jarang menjalin hubungan serius dengan laki-laki. Ini, yang kedua kalinya aku berani pacaran lagi. "Ingin serius kuliah dulu, rencana mau cari part time juga. Setelah tamat nanti, aku punya cukup tabungan, aku akan lamar kamu." Mendengar kata lamar, aku yang tadi enggan melihatnya, menatap penuh tanya pada wajah yang sedang tersenyum dengan penuh keyakinan. Yang benar saja? Aku tidak percaya. "Jadi, selama ini, hubungan ini mengganggumu?" "Bukan. Bukan gitu maksudku. Kamu baik ...." Hening. Dia tidak dapat melanjutkan apa alasan yang tepat untuk mele...