Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label kataku

Diary Ramadhan

1 Ramadhan 1437 22 : 03 Apa kabar hati? Apa kabar Ramadhan? Apa kabar puasa? Apakah masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya? Mungkin hanya hati yang bergeming, yang banyak berubah. Ya, saya tau, kamu sangat rindu dengan Ramadhan. Kamu rindu dengan aroma puasanya. Maaf jika baru tahun ini kamu aku mantapkan kembali menyentuh puasa. 3 tahun sudah saya tidak menuaikan ibadah puasa. Apa yang kamu pikirkan? Cobalah untuk selalu berpikir yang baik sebelum tau yang sebanarnya. Walaupun kerap kali duluan yang negatif berkomentar dari pada yang baik. Tidak apa-apa, langsung saja ralat, istighfar.. Iya, sudah 3 tahun saya tidak menyentuh puasa di bulan penuh berkah ini. Disengaja dan sadar saya lakukan, ketika perut berisi nyawa kecil yang bergantung pada konsumsi makanan yang saya makan. Iya, saya hamil pada 2 tahun yang lalu. (Ah, terlalu panjang cerita pembukamu :p) Hehe..itu baru pembuka. Belum inti cerita saya. Sebenarnya tidak masalah ketika hamil pun ikut berpuasa. Begitu koment...

Menulis

Apa alasan kamu menulis? Pertanyaan yang susah-susah gampang. Gampang karna sebenarnya jawabannya simpel, "menulis itu coretan hati, rangkaian kata pikiran", udah itu aja. Nah, susahnya harus dijabarin sebanyak 3 halaman A4 (boleh gubrakk? :p)     Baiklah kita mulai dari mana? ... ... ... Mengutip beberapa quote tentang menulis, Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa—suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah di mana. Cara itulah yang bermacam-macam dan di sanalah harga kreativitas ditimbang-timbang. Seno Gumira Ajidarma Saya menulis bukan hanya untuk dunia, tetapi juga demi akhirat saya. Helvy Tiana Rosa Tulisan itu rekam jejak. Sekali dipublikasikan, tak akan bisa kau tarik. Tulislah hal-hal berarti yg tak akan pernah kau sesali kemudian. Helvy Tiana Rosa Bagi saya menulis novel itu memahat kenangan, menyulut inspirasi sambil melakukan pembalasan atas kepedihan dengan cara yang paling indah. Helvy...

¤ heart ¤

saat ku bercanda dengan lamunan, seuntai tanya muncul dibenak ku, "hati ini terbuad dari apa?" apakah dari salju yang lembut dan gampang mencair? atau dari baja yang keras dihantam apa pun? atau dari kulit yang gampang terluka? sepertinya lebih sensitif dr kulit. atau dari air mata yang slalu mengerti saat apa yang dirasakn hati? yang ku tau, hati ini butuh hati yang lain. hati itu yang bisa membuat hati ini lembut bagai salju yang gampang cair, yang keras seperti baja, yang lebih sensitif dari kulit dan yang pasti, hati itu yang membuat hati ini lebih berarti. namun tanya lain pun kembali muncul dibenak ini, "jika hati seperti salju, baja, kulit atau air mata, kenapa hati bisa lelah juga seperti raga?" apakah hati juga seperti raga yang mempunyai tulang yang rapuh dan bisa patah? ahh, ku kagum pada hati tapi ku lebih kagum pada Sang Pencipta Hati. hati ini, hanya Sang Penguasa Hati yang dapat mengerti. dan hati ini, saat ini, kan ku biarkan hing...

teruntukmu di sana

Catatan ini untukmu.. Ketika suatu hari pada masa yang lalu, aku pernah tertawa bersamamu, maka mengertilah bahwa saat itu aku hanya ingin melihatmu tetap dalam kebahagiaan. Ketika suatu hari kau mengguncangkan bahumu karena perbuatan konyolku, maka sungguh tak ada maksud lain dalam hatiku kecuali untuk membuatmu benar-benar terhibur oleh kehadiranku. Ketika suatu hari kau terbahak mengingat kenangan-kenangan unik yang kau lakukan bersamaku, maka simpanlah karena aku sungguh ingin menyaksikan segaris senyum di wajahmu pada hari itu. Catatan ini untukmu.. Ketika suatu hari dalam kebersamaan kita di masa yang telah lalu aku pernah mengganggu tidurmu dengan deringan telpon dan smsku, maka dengarkanlah aku hanya merindukanmu dan ingin memastikan bahwa kau baik-baik saja di sana. Ketika suatu hari kau kesal karena aku terus memanggil namamu, maka pejamkanlah matamu dan tersenyumlah mengingatnya, karena pada saat itu aku hanya ingin memastikan, bahwa persahabatan kita masih utuh seper...

lovely mom

Gak tau harus dimulai dari mana kalo bercerita tentang mama. Semua begitu berkesan mulai dari ku menghirup udara dunia. Yang pasti aku ingin menjadi seperti mama, senyumnya, cerita hidupnya, pengorbanannya, pokoknya semua, ku ingin seperti mama. Mama tak pernah dari hati memarahi ku, tapi aku yang tak tau diri membuat mama kesal & marah. Maaf dari hatiku yang paling dalam untuk mama. Mama tak pernah berjanji memenuhi inginku tapi mama selalu bisa membuatku bahagia dengan kado-kado kecilnya. Mama, mentari yang selalu menerangi hati, juga awan yang meneduhkan. Mama adalah hujan yang dapat menentramkan jiwa dan angin yang mengecup lembut pipi. Engkaulah pelangi yang tak pernah berujung mewarnai hidup q. Sentuhan mu tak kan berakhir walau dunia telah berakhir. Mungkin tak dapat selalu terucap, namun hati ini selalu bicara, sungguh q sayang mama. Tak pernah habis cerita tentang mama ....

wall photos

iseng-iseng lihat wall photos di on FB , eh ternyata lumayan puitis juga kata-katanya [ada yang bilang koq]. maksud dibuat di HARAKA cuma untuk share aja, kali-kali ada yang suka juga [pedean :$] hujan tak pernah janjikan apa-apa ia datang dan pergi memang sudah ketentuannya begitupun ia turun ke bumi di akhir kedatangannya, ia menghadirkan pelangi tuk bumi hujan tak pernah membuat kita sakit namun hujan selalu mengingatkan kita bagaimana cara menjaga diri dan bersahabat dengannya tanpa disuruhpun dia akan pergi, bahkan jika Tuhan berkehendak ia tak kan kembali lagi *by someone walau hujan tidak selalu menghadirkan pelangi diakhir kedatangannya namun ku berharap, pelangi tetap mewarnai bumi hingga waktunya tiba ~ hujan itu mengering tanpa ada musim semi, seakan langsung pada musim kemarau pelangi pun belum berujung di bumi namun hujan itu seperti telah enggan menampakkan wujudnya jika memang kemarau tak menginginkan musim semi datang, harap q masih ada rin...