Langsung ke konten utama

lovely mom

Gak tau harus dimulai dari mana kalo bercerita tentang mama. Semua begitu berkesan mulai dari ku menghirup udara dunia. Yang pasti aku ingin menjadi seperti mama, senyumnya, cerita hidupnya, pengorbanannya, pokoknya semua, ku ingin seperti mama. Mama tak pernah dari hati memarahi ku, tapi aku yang tak tau diri membuat mama kesal & marah. Maaf dari hatiku yang paling dalam untuk mama. Mama tak pernah berjanji memenuhi inginku tapi mama selalu bisa membuatku bahagia dengan kado-kado kecilnya.

Mama,
mentari yang selalu menerangi hati,
juga awan yang meneduhkan.
Mama adalah hujan yang dapat menentramkan jiwa
dan angin yang mengecup lembut pipi.
Engkaulah pelangi yang tak pernah berujung mewarnai hidup q.
Sentuhan mu tak kan berakhir walau dunia telah berakhir.
Mungkin tak dapat selalu terucap, namun hati ini selalu bicara,
sungguh q sayang mama.

Tak pernah habis cerita tentang mama ....

Komentar

  1. It's so great, Ziii !!
    Kau buat aku ikut lelehkan air mata mengingat seorang terbaik dalam hidupku....hiks....

    Hei Zii...sadarkah kau?? kita punya satu kesamaan yg tek terbantahkan.... We are the rain lover....hahahaha.....

    nice Zii...keep writing ya....senang mengenalmu menjadi bagian dari hidupku...^_^

    BalasHapus
  2. ^_^
    dan hujan itulah yg mengantarkan q bertemu mu nick..

    nice to meet u 2 nick :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Komentar darimu membangun Imajinasiku

Postingan populer dari blog ini

.sungai jambu.

apa yang terfikirkan oleh mu jika membaca judul HARAKA kali ini? kelamaan mikirnya, baca aja cerita HARAKA kali ini tentang "Desa ku yang Permai" hahaha... Sungai Jambu adalah sebuah nama nagari di Batu Sangkar. nagari ini terletak di pinggang gunung Marapi [ketinggian ±700 meter dari permukaan laut] , kecamatan Pariangan, Sumatera Barat. nagari yang sungguh menakjubkan, yakin de siapa pun yang pernah ke sana tak akan pernah bosan dengan alamnya, eksotis banget, Subhanallah sangat [terkagum-kagum]. Sungai Jambu termasuk nagari tertua di Sumatera Barat, dialiri oleh 3 batang sungai dan dilatar belakangi oleh Gunung Marapi . bagaimana zee bisa kenal dengan desa ini? jawabannya adalaaaaahh... taraaaaa... [dasar zee stres] itu kampung halaman zee, hehe... di desa ini mama tercinta dilahirkan dan dibesarkan. nah, bagi yang suka narsis, sampe capek silahkan berfutu-futu ria, tak kan pernah puas. zee aja setiap pulkam ga pernah puas berfutu-futu [ntah apa karna futu grafernya y...

Me-review

Lama ingin belajar me-review buku. Cukup buku, kalau film mungkin nanti, saat kiddos gak nempel kayak prangko lagi. Nanti juga dicoba melihat kembali (baca : review) sebuah produk. Ini sekarang baru mau belajar. Belum pernah nulis. Jadi, mau mencatat dan menyimpan ilmu tentang me-review di sini. Me-review dalam bahasa Indonesia ; ulasan, atau komentar? Kira-kira seperti itu, ya. Hehehe. Kemarin tanya-tanya ke senior WaG KLIP, cara me-review buku : coba tulis apa bagusnya atau jeleknya apa yang bikin kita merekomendasikan film/ buku tersebut kalau boleh saran 3 poin ini : 1. yang disukai 2. yang ga disukai 3. plot cerita plot di akhir karena orang-orang toh bisa google sendiri bagaimana jalan ceritanya iya atau bahas karakternya bisa bahas penulisnya juga dan karya-karya sebelomnya, kan kemiripan cara mengakhiri ceritanya Sampai di sana, saya paham tapi belum juga mencoba untuk mereview. Hadehh. Kalau kita search di google, banyak. Namun, di sini, saya hanya ...

Janji Nia

"Ingat ya, Nak, hati-hati dan jangan tergesa-gesa." Nasehat ini selalu disampaikan Mama saat Nia akan pergi sekolah. Nia, gadis kecil yang bersekolah di taman kanak-kanak itu, memang sedikit ceroboh. "Oke, Mama," jawab Nia semangat. "Jawaban yang bagus itu, Insyaallah, Sayang." "Eh, iya, lupa. Insyaallah, Mama." Nia memperbaiki jawabannya sesuai yang diingatkan Mama. "Nia berangkat dulu ya, Ma. Assalammualaikum," pamit Nia kemudian. Sesampai di sekolah, Nia melihat teman-temannya sedang berkumpul di belakang kelas. Nia penasaran, ada apa di sana? Kenapa teman-teman melihat ke dinding belakang? Nia pun berlari cepat ke arah teman-teman berkumpul, tetapi ia tidak melihat ada salah satu tas milik temannya tergeletak di lantai. Gadis berhijab kecil itu lupa akan pesan Mamanya. Tanpa memperhatikan langkahnya, Nia tersandung. Dia menubruk teman-temannya yang ternyata sedang melihat gambar yang baru saja ditempel guru di dinding be...