Langsung ke konten utama

Hei, Bunsay ... Ketemu lagi

Tiga tahun berlalu setelah cuti dari kelas bunda sayang. Kini, di new chapter (NC) 2020 (itu pun disemangati oleh teman-teman IP. Jazakillah khair, tanpa kalian aku akan masih di kelas matrikulasi, huks ....), akhirnya masuk kelas bunda sayang alias bunsay.

Mau tau alasan Ibu 3H kenapa dulu cuti? Pertama, sok-sokan sanggup langsung lanjut, padahal kepala sedang penuh. Ke dua, ada kesenangan baru yang tidak memungkinkan pegang hp terlalu lama. Ke tiga, yang ini rahasia ajalah.

Jadi, perkuliahan IP di NC 2020 itu dimodifikasi dengan metode dan model pembelajaran yang kreatif 😍

Sekarang, baru mulai pra nya, sih. Tanggal 28 Juli yang lalu, dan deadline game pertama itu besok, trus ... si Ibu 3H malah masih nulis perkenalan ini, ckckck ....

Sedikit gambaran model pembelajaran bunsay ini. Kelas bunsay ini akan berlangsung di sebuah pulau, namanya pulau Cahaya. Nah, di pulau ini, para bunda akan menghadapi empat wahana sebagai pra sebelum memasuki game yang sebenarnya.

Siapa sih, yang gak suka liburan yang disediakan wahana seperti di pulau yang tenang? Imajinasiku langsung bercahaya saat foto di kelas bunsay batch #6 ini di-upload.

Ada wahana istana pasir, wahana surfing, wahana wake boarding, dan terakhir wahana diving. Ini kalau di kenyataan disuruh beginian, Ibu 3H cuma milih wahana pertama 😅

Namun, kalau tidak dicoba, kita tidak tau sampai dimana kemampuan kita, right? Keluar dari zona nyaman itu perlu, memang kamu mau begitu-begitu aja sampai nanti? Gak ada gitu, pengen bermanfaat untuk orang lain? Bukankah sebaik-baik manusia adalah dirinya bermanfaat bagi orang lain?

Itu monolog Ibu 3H. Self reminder. Note to myslef. Jan baper pula bagi yang membaca. Kalau baper berarti kamu juga kayak gitu, muehehehe.

Setelah pra nanti, akan ada 12 materi tentang membersamai (mendidik) anak dengan cara yang menyenangkan yang akan dimainkan langsung di istana pasir masing-masing. Belum terbayang sih, game di pulau cahaya nanti. Seru sepertinya, pra nya aja udah diajak main di pantai. Jujurly, aku atut tenggelam. Somebody help me ....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

.sungai jambu.

apa yang terfikirkan oleh mu jika membaca judul HARAKA kali ini? kelamaan mikirnya, baca aja cerita HARAKA kali ini tentang "Desa ku yang Permai" hahaha... Sungai Jambu adalah sebuah nama nagari di Batu Sangkar. nagari ini terletak di pinggang gunung Marapi [ketinggian ±700 meter dari permukaan laut] , kecamatan Pariangan, Sumatera Barat. nagari yang sungguh menakjubkan, yakin de siapa pun yang pernah ke sana tak akan pernah bosan dengan alamnya, eksotis banget, Subhanallah sangat [terkagum-kagum]. Sungai Jambu termasuk nagari tertua di Sumatera Barat, dialiri oleh 3 batang sungai dan dilatar belakangi oleh Gunung Marapi . bagaimana zee bisa kenal dengan desa ini? jawabannya adalaaaaahh... taraaaaa... [dasar zee stres] itu kampung halaman zee, hehe... di desa ini mama tercinta dilahirkan dan dibesarkan. nah, bagi yang suka narsis, sampe capek silahkan berfutu-futu ria, tak kan pernah puas. zee aja setiap pulkam ga pernah puas berfutu-futu [ntah apa karna futu grafernya y...

Romantis

"Eh, tu tuh, Alia datang. Lihat deh, pasti dibukakan pintu sama suaminya. Sok romantis banget, gak, sih?" Tia menunjuk sebuah mobil sedan hitam yang sama sekali terlihat tidak mewah dengan pandangannya. Dua jendela di belakang yang selalu tertutup, sedangkan jendela di depan selalu terbuka sepertiga. Aku bukannya tidak tahu, kalau suami Alia selalu membukakan pintu mobil untuk perempuan beranak dua itu. Tidak hanya itu .... "Dia juga selalu duduk di belakang. Gak pernah, tuh, terlihat dia duduk di samping suaminya." Lanjut Tia dengan wajah yang ... iri? Entah. Perempuan dengan segala prasangka. Padahal, jelas di dalam Quran Allah berfirman,  “ Jauhilah kalian dari kebanyakan persangkaan, sesungguhnya sebagian prasangka adalah dosa ”  (QS. Al-Hujuraat: 12). Eh, aku 'kan, juga perempuan, muehehehe .... "Jeng Tia, kenapa gak coba nanya langsung, kenapa sist Alia duduk di belakang terus? Tuh, orangnya nyampe." Elah, ngomongnya jadi lebay...

Janji Nia

"Ingat ya, Nak, hati-hati dan jangan tergesa-gesa." Nasehat ini selalu disampaikan Mama saat Nia akan pergi sekolah. Nia, gadis kecil yang bersekolah di taman kanak-kanak itu, memang sedikit ceroboh. "Oke, Mama," jawab Nia semangat. "Jawaban yang bagus itu, Insyaallah, Sayang." "Eh, iya, lupa. Insyaallah, Mama." Nia memperbaiki jawabannya sesuai yang diingatkan Mama. "Nia berangkat dulu ya, Ma. Assalammualaikum," pamit Nia kemudian. Sesampai di sekolah, Nia melihat teman-temannya sedang berkumpul di belakang kelas. Nia penasaran, ada apa di sana? Kenapa teman-teman melihat ke dinding belakang? Nia pun berlari cepat ke arah teman-teman berkumpul, tetapi ia tidak melihat ada salah satu tas milik temannya tergeletak di lantai. Gadis berhijab kecil itu lupa akan pesan Mamanya. Tanpa memperhatikan langkahnya, Nia tersandung. Dia menubruk teman-temannya yang ternyata sedang melihat gambar yang baru saja ditempel guru di dinding be...