This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, Juni 11, 2016

Berkenalan Dengan Si Kecil

"Semua bayi lahir dalam keadaan fitrah (bertauhid), maka orang tuanyalah yang menjadikannya seorang Yahudi, Nasrani ataupun Majusi." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

1. Hamil
Begitu selesai menikah, hal yang paling ditunggu adalah kehamilan. Tidak semua pasangan yang telah menikah langsung dikaruniai buah hati. Namun tetap tanda-tanda kehamilan akan selalu ditunggu, berikut beberapa tanda-tanda umum hamilnya seseorang :
a. Terlambat datang bulan
b. Mual atau ingin muntah, biasanya terjadi pada trisemester pertama kehamilan di pagi hari (morning sickness). Namun tidak semua ibu hamil mengalaminya pada pagi hari.
c. Cepat lelah dalam beraktifitas
d. Sering pusing ringan

Selain harus mengetahui tanda-tanda kehamilan, sebaiknya ibu hamil juga harua tahu apa saja yang bisa mengganggu kehamilannya.
a. Mual dan muntah
Rasa mual berkenaan dengan sensitifnya ibu terhadap bau-bauan dan perubahan pola makan. Sebenarnya mual dan muntah bisa dicegah dengan cara menghindari biang keladinya. Ubah pola makan dari porsi besar menjadi porsi kecil, dengan frekuensi makan yang lebih sering. Pilihlah makanan yang mendorong nafsu makan, lunak, dan mudah dicerna.

b. Infeksi saluran kencing (ISK)
Ini adalah gangguan yang paling sering dialami ibu hamil. Dengan rahim yang semakin membesar, sehingga menekan kandung kemih. Akibatnya kandung kemih tidak benar-benar kosong. Ketika air seni tertahan di dalam kandung kemih, bakteri-bakteri mudah tumbuh, keasaman air seni berkurang saat kehamilan, dan kandungan hormonnya menjadi tinggi. Hal tersebut membuat ibu lebih rentan terhadap infeksi bakteri.

c. Kaki bengkak
Gangguan ini sering terjadi pada ibu hamil yang kurang aktif bergerak, terutama pergerakan di sekitar kaki. Akibat seringnya diam membuat sistem peredaran darah dan cairan tubuh tidak lancar. Cara mengatasi jika terjadi pembengkakan, sebaiknya ketika tidur, posisi kaki lebih tinggi dari garis datar badan.

d. Keram kaki
Gangguan ini bisa berhubungan dengan kaki yang bengkak. Bisa juga berkaitan dengan asupan nutrisi yang kurang, sehingga terjadi kekurangan berbagai vitamin dan mineral.

e. Preeklamsia (keracunan kehamilan)
Gangguan ini umum menyertai saat usia kehamilan mencapai 20 minggu atau triwulan ketiga. Adapun tanda umum terjadinya gangguan ini antara lain; mengalami hipertensi, peningkatan kadar protein dalam urine (proteinuria), bengkak, dan kenaikan berat badan melebihi 1,36 kg setiap minggu.

f. Varises
Cara mengatasi varises pada ibu hamil, pada saat istirahat sebaiknya kaki dalam keadaan lurus dan posisinya agak ditinggikan dari garis datar badan, hindari kenaikan berat badan yang berlebihan, mengangkat beban berat dan mengeden terlalu kuat saat buang air besar.

g. Sakit punggung
Pada saat hamil, sang ibu harus menyangga beban tambahan di perut bagian depan. Tulang punggung lebih tertarik ke depan, sehingga kemiringan tubuh berubah. Inilah yang kerap membuat ibu hamil sering pegal bahkan sakit.

*sumber : Hartatik Ummu Rifaah


ASUPAN NUTRISI UNTUK IBU HAMIL
Selama kehamilan, seorang ibu harus memperhatikan asupan gizi makanan yang dimakan agar dapat membuat ibu dan janin sehat. Berikut beberapa zat gizi yang harus dipenuhi bagi ibu hamil :
1. Protein, terdapat dalam daging, ikan, telur, tempe, dan kacang-kacangan.
2. Energi, terdapat pada makanan yang mengandung karbohidrat, seperti nasi, jagung, roti, ubi, kentang dan mie.
3. Zat besi, dibutuhkan agar ibu hamil tidak kekurangan sel darah merah. Zat besi terdapat pada daging, hati dan sayuran hijau.
4. Kalsium, penting untuk pembentukan tulang bayi. Kalsium banyak terdapat pada ikan laut, ikan teri, susu, kacang-kacangan dan sayuran hijau.
5. Vitamin, kebutuhan akan vitamin selama masa kehamilan akan meningkat 10% - 20%. Beberapa jenis vitamin yang sangat dibutuhkan ibu hamil yaitu vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin C, vitamin D.
6. Air

TAHAP PERTUMBUHAN JANIN
Tahap-tahap inilah yang membuat seorang ibu hamil akan bangga dengan dirinya. Namun kembali pada Sang Pencipta yang memiliki kekuasaan yang luar biasa dalam pertumbuhan manusia sejak dari penyatuan zigot, perkembangbiakan sel-sel, hingga pembentukan organ.
Seperti firman Allah dalam Al-Quran surat -
Al-Mukminun ayat 12-14.
Berikut proses awal terbentuk hingga menjelang kelahiran :
1. Hari pertama (saat konsepsi)
2. Usia 1-2 minggu
3. Usia 4 minggu
4. Usia 6 minggu
5. Usia 7 minggu
6. Usia 8 minggu
7. Usia 10 minggu
8. Usia 12 minggu
9. Usia 16 minggu
10. Usia 20 minggu
11. Usia 24 minggu
12. Usia 28 minggu
13. Usia 32 minggu
14. Usia 36 minggu
15. Usia 38-40 minggu

Note: insyaallah dalam naskah berbentuk word disertai dengan gambar, senam ibu hamil, daily activity ibu hamil serta diary ayah ibu

Minggu, Juni 05, 2016

Diary Ramadhan

1 Ramadhan 1437
22 : 03

Apa kabar hati? Apa kabar Ramadhan? Apa kabar puasa?
Apakah masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya?
Mungkin hanya hati yang bergeming, yang banyak berubah.
Ya, saya tau, kamu sangat rindu dengan Ramadhan. Kamu rindu dengan aroma puasanya. Maaf jika baru tahun ini kamu aku mantapkan kembali menyentuh puasa.

3 tahun sudah saya tidak menuaikan ibadah puasa. Apa yang kamu pikirkan? Cobalah untuk selalu berpikir yang baik sebelum tau yang sebanarnya. Walaupun kerap kali duluan yang negatif berkomentar dari pada yang baik. Tidak apa-apa, langsung saja ralat, istighfar..

Iya, sudah 3 tahun saya tidak menyentuh puasa di bulan penuh berkah ini. Disengaja dan sadar saya lakukan, ketika perut berisi nyawa kecil yang bergantung pada konsumsi makanan yang saya makan. Iya, saya hamil pada 2 tahun yang lalu.

(Ah, terlalu panjang cerita pembukamu :p)

Hehe..itu baru pembuka. Belum inti cerita saya. Sebenarnya tidak masalah ketika hamil pun ikut berpuasa. Begitu komentar beberapa mulut, saya pun tersenyum. Iya tak mengapa, jika si ibu sehat begitupun si calon bayi. Saya? Kuat. Tapi kasihan si caby yang ternyata meminta lebih dari cadangan makanan yang ada. Jadilah fidiyah pengganti puasa saya.

Masuk tahun berikutnya. Masih sama, ketika si kecil masih bergantung pada saya. Asi masih menu utama, dan rasanya berkurang saat siang hari. Kembali, fidiyah yang mengganti puasa saya.

Dan tahun kemarin, tak ada lagi asi hanya saja kembali ada nyawa kecil yang diamanahkan Nya pada saya. Alhamdulillah.. Masih dengan cerita yang sama 2 tahun sebelumnya, ditambah melakoni si kecil yang belum genap 2 tahun. Ya Allah.. Engkau tau hamba yang lemah ini sanggup.

Kini, rasanya tak sanggup menahan rindu ingin menyentuh puasa. Insyaallah, Allah tau saya sanggup!

Puasa tidak sekedar puada menahan lapar dan haus yang saya niatkan. Segala macam yang negatif saya harus puasa, terutama emosi..

Krik krik krik... zZzz.....

Kamis, Juni 02, 2016

Mind Mapping dan Outline "Berkenalan dengan Si Kecil"

Outline : Berkenalan dengan Si Kecil

1. Hamil
Uraian :
* Kegiatan khusu ibu hamil
* Keseharian yang mempengaruhi kehamilan
* Hamil menurut Islam

2. Kelahiran
Uraian :
* Masa pertumbuhan bayi dari 0 bulan - 1 tahun (dikupas secara umum)
* Pasca kelahiran menurut Islam

3. Ketika si kecil mulai membantah
Uraian :
* Penanganan ketika si kecil membantah dan harus mengikuti keinginannya
* Cara mengajak si kecil berbicara bagaimana bersikap yang baik
* Mendidik si kecil menurut Islam

4. Saatnya punya adik
Uraian :
* Perasaan cemburu yang melanda si kakak
* Sikap adil orang tua yang sangat diperlukan

5. Permainan
Uraian :
* Permainan di luar rumah
* Permainan di dalam rumah

6. Pendidikan
Uraian :
* Di rumah, menekankan pada agama
* Di sekolah, lebih belajar eksakta
* Lingkungan sekitar, anak belajar bersosial

7. Ayah-ibu
Uraian :
* Tugas seorang ayah dan ibu kepada anak maupun kepada pasangan
* Sikap seorang ayah dan ibu kepada anak maupun kepada pasangan, dalam sikap ini termasuk cara berbicara antara ayah dan ibu
di depan anak-anak

Mind Mapping dan Outline "Menikah Sekarang?"

Outline : Menikah Sekarang?

1. Alasan Menikah
Uraian :
¤ Menikah karna perasaan saling suka
¤ Perjodohan dari orang tua
Orang tua ingin menyambung silaturrahmi
¤ Melihat anak sudah cukup umur namun belum tampak tanda-tanda yang dekat dengan si anak Karena wasiat, harta (zaman sekarang pun masih ada orang tua berpikiran picik)
¤ Menikah karena ingin menolong seseorang dari bahaya
¤ Menikahi seorang janda yang tidak bekerja dan memiliki anak
¤ Menikah dengan tujuan seorang mempunyai keturunan

2. Menikah dengan Siapa?
Uraian :
¤ Dengan seseorang yang telah dikenal, pacaran atau berteman lama
¤ Dengan seseorang yang belum dikenal sama sekali, dikenalkan saudara, teman atau orang tua

3. Kesiapan Menikah
Uraian :
¤ Mental, bagaimana persiapan mental sebelum menikah baik dari pihak perempuan atau laki-laki
¤ Fisik, persiapan materi yang kadang hanya untuk menjaga gengsi

4. Perkenalan dengan Karakter Pasangan
Uraian :
¤ Suami
Nabi Muhammad sebagai teladan utama bagi para suami
¤ Istri
- Bagaimana menjadi istri yang sholehah
- Bunda Khadijah dan Aisyah Ummul Mu'minin sebagai teladan bagi para istri

5. Kehidupan Setelah Menikah
Uraian :
¤ Tempat tinggal, apakah masih tinggal bersama orang tua atau telah memiliki rumah sendiri
¤ Pekerjaan
- Suami berkerja sebagai apa dan
berpenghasilan tetap atau tidak
- Istri bekerja diluar rumah atau mengurus rumah tangga
¤ Anak

6. Tujuan Menikah
Uraian :
¤ Tujuan menikah menurut pendapat beberapa pasangan
¤ Tujuan menikah menurut Islam