Langsung ke konten utama

Idea




Nonfiksi itu seperti hujan yang alur rintiknya kadang beraturan, kadang tertiup angin, kadang juga hanya belaian kecil.

Sebagian penulis awam seperti saya, nonfiksi pilihan awal. ketika hati hendak berkata namun mulut enggan bicara, jadilah tangan yang menyatakan dalam sebuah tulisan.

Rangkaian-rangkaian kecil yang kadang tak berarti hanya meluapkan emosi sesaat. lamunan damai yang membawa angan ke dimensi waktu yang lampau, mengukir kisah yang rasanya sayang untuk tidak diabadikan.

10 ide untuk nonfiksi berikut hanyalah cerita hidup dari waktu ke waktu. kenapa tidak sekalian dijadikan tulisan yang bermanfaat...


1. Sekolah
2. Hijab
3. Kuliah
4. Karir
5. Menikah
6. Me and you
7. kiddos
8. big family
9. Menulis
10. Langit dan bumi


Dan ini bisa menjadi sebuah buku...Insyaallah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ku persembahkan untuk...

Alhamdulillahirabbilalamin...
akhirnya zii terbebas juga dari kertas-kertas bermasalah [istilah skripsi oleh 2 sobat maya..]
mau pamer halaman persembahan ni ceritanya, reading-reading aja yah :)

“Dan seandainya semua pohon yang ada dibumi dijadikan pena, dan lautan dijadikan tinta, ditambah lagi tujuh lautan sesudah itu, maka belum akan habislah kalimat-kalimat Allah yang akan dituliskan, sesungguhnya Allah maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.  (QS. Lukman: 27)

Alhamdulillahirrabil’alamin
Sebuah langkah usai sudah
Satu cita telah ku gapai
Namun…
Itu bukan akhir dari perjalanan
Melainkan awal dari satu perjuangan
Setulus hatimu mama, searif arahanmu papa Doamu hadirkan keridhaan untukku, petuahmu tuntunkan jalanku Pelukmu berkahi hidupku, diantara perjuangan dan tetesan doa malam mu Dan sebait doa telah merangkul diriku, menuju hari depan yang cerah Kini diriku telah selesai dalam studi sarjana Dengan kerendahan hati yang tulus, bersama keridhaan-Mu ya Allah, Kupersembahkan karya tulis ini untuk y…

¤ heart ¤

saat ku bercanda dengan lamunan, seuntai tanya muncul dibenak ku, "hati ini terbuad dari apa?"
apakah dari salju yang lembut dan gampang mencair?
atau dari baja yang keras dihantam apa pun?
atau dari kulit yang gampang terluka? sepertinya lebih sensitif dr kulit.
atau dari air mata yang slalu mengerti saat apa yang dirasakn hati?

yang ku tau, hati ini butuh hati yang lain. hati itu yang bisa membuat hati ini lembut bagai salju yang gampang cair, yang keras seperti baja, yang lebih sensitif dari kulit dan yang pasti, hati itu yang membuat hati ini lebih berarti.

namun tanya lain pun kembali muncul dibenak ini, "jika hati seperti salju, baja, kulit atau air mata, kenapa hati bisa lelah juga seperti raga?"
apakah hati juga seperti raga yang mempunyai tulang yang rapuh dan bisa patah?

ahh, ku kagum pada hati tapi ku lebih kagum pada Sang Pencipta Hati.
hati ini, hanya Sang Penguasa Hati yang dapat mengerti.
dan hati ini, saat ini, kan ku biarkan hingga ku…

.sungai jambu.

apa yang terfikirkan oleh mu jika membaca judul HARAKA kali ini? kelamaan mikirnya, baca aja cerita HARAKA kali ini tentang "Desa ku yang Permai" hahaha...
Sungai Jambu adalah sebuah nama nagari di Batu Sangkar. nagari ini terletak di pinggang gunung Marapi [ketinggian ±700 meter dari permukaan laut], kecamatan Pariangan, Sumatera Barat. nagari yang sungguh menakjubkan, yakin de siapa pun yang pernah ke sana tak akan pernah bosan dengan alamnya, eksotis banget, Subhanallah sangat [terkagum-kagum]. Sungai Jambu termasuk nagari tertua di Sumatera Barat, dialiri oleh 3 batang sungai dan dilatar belakangi oleh Gunung Marapi. bagaimana zee bisa kenal dengan desa ini? jawabannya adalaaaaahh... taraaaaa... [dasar zee stres] itu kampung halaman zee, hehe... di desa ini mama tercinta dilahirkan dan dibesarkan. nah, bagi yang suka narsis, sampe capek silahkan berfutu-futu ria, tak kan pernah puas. zee aja setiap pulkam ga pernah puas berfutu-futu [ntah apa karna futu grafernya yang ga…