Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2011

¤ heart ¤

saat ku bercanda dengan lamunan, seuntai tanya muncul dibenak ku, "hati ini terbuad dari apa?"
apakah dari salju yang lembut dan gampang mencair?
atau dari baja yang keras dihantam apa pun?
atau dari kulit yang gampang terluka? sepertinya lebih sensitif dr kulit.
atau dari air mata yang slalu mengerti saat apa yang dirasakn hati?

yang ku tau, hati ini butuh hati yang lain. hati itu yang bisa membuat hati ini lembut bagai salju yang gampang cair, yang keras seperti baja, yang lebih sensitif dari kulit dan yang pasti, hati itu yang membuat hati ini lebih berarti.

namun tanya lain pun kembali muncul dibenak ini, "jika hati seperti salju, baja, kulit atau air mata, kenapa hati bisa lelah juga seperti raga?"
apakah hati juga seperti raga yang mempunyai tulang yang rapuh dan bisa patah?

ahh, ku kagum pada hati tapi ku lebih kagum pada Sang Pencipta Hati.
hati ini, hanya Sang Penguasa Hati yang dapat mengerti.
dan hati ini, saat ini, kan ku biarkan hingga ku…

HARAKA

HARAKA
meluncur begitu saja dari kepala
dikemas dengan jenaka dalam perpaduan rasa
yang tak henti bercerita, tak henti berkisah
HARAKA
terkuak begitu saja entah dari mana
menyeruak dalam hari-hari fana
dan waktu yang tak henti berputar dalam rangkaian hidup
HARAKA
bukan untuk diterka atau dipahami
karna ini hanya rangkaian kata
tak terbias, tak terucap
hanya tersirat, hanya terangkai dan terus merangkai
entah sampai kapan

teruntukmu di sana

Catatan ini untukmu.. Ketika suatu hari pada masa yang lalu, aku pernah tertawa bersamamu,
maka mengertilah bahwa saat itu aku hanya ingin melihatmu tetap dalam kebahagiaan.
Ketika suatu hari kau mengguncangkan bahumu karena perbuatan konyolku, maka sungguh tak ada maksud lain dalam hatiku kecuali untuk membuatmu benar-benar terhibur oleh kehadiranku.
Ketika suatu hari kau terbahak mengingat kenangan-kenangan unik yang kau lakukan bersamaku, maka simpanlah karena aku sungguh ingin menyaksikan segaris senyum di wajahmu pada hari itu.

Catatan ini untukmu..
Ketika suatu hari dalam kebersamaan kita di masa yang telah lalu aku pernah mengganggu tidurmu dengan deringan telpon dan smsku, maka dengarkanlah aku hanya merindukanmu dan ingin memastikan bahwa kau baik-baik saja di sana.
Ketika suatu hari kau kesal karena aku terus memanggil namamu, maka pejamkanlah matamu dan tersenyumlah mengingatnya, karena pada saat itu aku hanya ingin memastikan, bahwa persahabatan kita masih utuh seperti dahu…

lovely mom

Gak tau harus dimulai dari mana kalo bercerita tentang mama. Semua begitu berkesan mulai dari ku menghirup udara dunia. Yang pasti aku ingin menjadi seperti mama, senyumnya, cerita hidupnya, pengorbanannya, pokoknya semua, ku ingin seperti mama. Mama tak pernah dari hati memarahi ku, tapi aku yang tak tau diri membuat mama kesal & marah. Maaf dari hatiku yang paling dalam untuk mama. Mama tak pernah berjanji memenuhi inginku tapi mama selalu bisa membuatku bahagia dengan kado-kado kecilnya.
Mama,
mentari yang selalu menerangi hati,
juga awan yang meneduhkan. Mama adalah hujan yang dapat menentramkan jiwa
dan angin yang mengecup lembut pipi. Engkaulah pelangi yang tak pernah berujung mewarnai hidup q. Sentuhan mu tak kan berakhir walau dunia telah berakhir. Mungkin tak dapat selalu terucap, namun hati ini selalu bicara,
sungguh q sayang mama.
Tak pernah habis cerita tentang mama :L
bahagia bersama♥ mama

wall photos

iseng-iseng lihat wall photos di on FB, eh ternyata lumayan puitis juga kata-katanya [ada yang bilang koq]. maksud dibuat di HARAKA cuma untuk share aja, kali-kali ada yang suka juga [pedean :$]

 [saat mulai-mulai cengeng nii..]
~